Papan gipsum memiliki bobot
yang ringan, materialnya fleksibel dan tahan terhadap api.
Penggunaan papan gipsum pada
dinding rumah belum terlalu populer. Pada umumnya, papan gipsum digunakan hanya
pada plafon atau langit-langit rumah. Padahal, dibanding material bata, papan
gipsum juga punya kelebihan.
Papan gipsum memiliki bobot
yang ringan, materialnya fleksibel dan tahan terhadap api. Papan gipsum juga
bersifat portabel dan mampu membuat suhu ruangan tetap terjaga.
Pemasangan papan gipsum
cenderung mudah diatur sehingga memudahkan ketika Anda ingin merenovasi rumah.
Untuk pemasangan dinding, papan gipsum cuma perlu disekrup dengan rangka metal,
ditimpa dengan compound, dan proses finishing yang cepat.
Nah, jika Anda tertarik
menggunakan papan gipsum sebagai dinding rumah, ada beberapa hal yang perlu
diperhatikan, di antaranya:
Pilih Permukaan Rata
Sebaiknya pilih papan gipsum yang punya permukaan rata, lurus, dan tak bergelombang di atasnya. Anda harus cermat saat membelinya.
Sebaiknya pilih papan gipsum yang punya permukaan rata, lurus, dan tak bergelombang di atasnya. Anda harus cermat saat membelinya.
Bobot Ringan
Ketebalan yang pas untuk papan gipsum ialah 9 milimeter dengan bobot yang tak lebih dari 15 kilogram. Jika bobot papan gipsumnya ringan, maka memudahkan ketika pemindahan dan proses instalasi di lapangan.
Ketebalan yang pas untuk papan gipsum ialah 9 milimeter dengan bobot yang tak lebih dari 15 kilogram. Jika bobot papan gipsumnya ringan, maka memudahkan ketika pemindahan dan proses instalasi di lapangan.
Permukaan Halus
Perhatikan permukaan papan gipsum yang akan Anda beli. Pilih yang tidak ada keretakan dan tak ada gumpalan cetakan pada permukaannya. Jika kondisinya baik, maka dinding gipsum akan lebih kuat ketika digunakan.
Perhatikan permukaan papan gipsum yang akan Anda beli. Pilih yang tidak ada keretakan dan tak ada gumpalan cetakan pada permukaannya. Jika kondisinya baik, maka dinding gipsum akan lebih kuat ketika digunakan.
Sumber:rumahku.com
